Ini gambar sampul buku baru saya:
Judulnya: Muslim Masuk Islam. Catatan pemikiran saya terkait Islam dan komunitas muslim. Semoga berkenan membacanya. :)
Agung Satriawan Satria Penghibur
Selamat datang di blog saya. Maaf nggak bisa nyuguhin makanan dan minuman. Adanya tulisan. Semoga terhibur, baik pemikiran maupun perasaan. Lagian, masa nyari makan ke sini?!
Minggu, 12 Februari 2012
Sabtu, 04 Juni 2011
TAFSIR LAGU: Mobil Balap
Asoy geboy ngebut di jalanan ibukota
Dipayungi lampu kota di sekitar kita
Dipayungi lampu kota di sekitar kita
Suatu hari ada orang yang menantang
Gairah sembalapku makin tak tertahan
Kubalap dia dari kiri banting kanan
Tak kumelihat kuterobos lampu merah
Tiba-tiba pak polisi datang menghampiri
Kutancap gas dengan maksud melarikan diri
Akhirnya ku menabrak pohon yang melintang
Tolong dong pak... Tolong dong pak, jangan ditilang
SIM pun tak ada STNK entah ke mana
Dan hingga kini ku berada di tahanan
Lagu yang sangat unik. Saya suka arrasnsemenya. (sok tau)
Asoy geboy ngebut di jalanan ibu kota.
Asoy memang, meski berbahaya. Dan kalau maksudnya ibu kota adalah ibu kota Indonesia, maka adegan ini pasti dilakukan malam hari. Karena kalau siang, boro-boro bisa ngebut. Jalan lancar saja sudah bagus.
Dipayungi lampu kota disekitar kita.
Tuh kan, benar! Malam hari. Tapi bisa jadi diang. Toh tidak ada kata cahayu lampu. Hanya lampunya saja. Dan kalau memang siang, adegan ngebut itu pasti dilakukan di hari pertama lebaran, saat kebanyakan orang sedang shalat id.
Suatu hari ada orang yang menantang.
Wah, seru nih. Kalau saya bayangkan terjadi dialog.
Pembalap 1 : “Woy! Gue tantang lu makan kentang tanpa tulang sampe kenyang pake kutang di Tangerangg siang-siang bawa parang pake arang!
Pembalap 2 : “ Maksud lu apa, coy?”
Pembalap 1 :” Gue tantang lu balapan!”
Pembalap 2 : “Balapan apa nih, coy?”
Pembalap 1 : “Balap karung! Ya balap mobil lah!”
Pembalap 2 : “Gue jabanin tantangan lu!”
Pembalap 1 :”Gue tunggu lu di bukit tengkorak!”
Pembalap 2 :”..???...”
Gairah sembalapku makin tak tertahan.
Merasa tertantang, pembalap pun merasa tak bisa membendung emosi balapnya. Dia memenuhi tantangan tersebut dengan tangan terbuka, yang berarti lepas setir.
Ku balap dia dari kiri banting kanan.
Tanpa basa-basi, balapan pun berlangsung. Tapi ini balapan apa ulat yah? Kok ada banting-bantingan segala. (padahal kok kan buat main badminton) J
Tak ku melihat kuterobos lampu merah.
Lah, terus, dari mana tahu kalau lampunya lagi merah?
Tiba-tiba pak polisi datang menghampiri.
Lagi balapan sempat-sempatnya berhenti. Jadi polisi penasarn pengen nanya, “Mas, balapannya udah byom?”
Ku tancap gas dengan maksud melarikan diri.
Kabur dari polisi. Malah akan membuat polisi curiga. Jangan-jangan pembalapnya membawa narkoba, membawa senjata tajam senjata api, atau membawa inatang yang dilindungi semisal king-kong atau pegasus.
Akhirnya ku menbrak pohon yang melintang.
Mungkin sempat terjadi hujan badai sampai membuat pohon tumban dan melintang ke jalanan. Atau mungkin balapannya memang di tengah-tangah kegiatan penebangan hutan.
Tolong dong pak tolong dong pak jangan ditilang.
Masa tega bener. Lagi celaka begitu malah ditilang. Setidaknya jangan langsung di tilang.
SIM pun tak ada STNK entah ke mana.
Wah, ternyata pembalapnya belum cukup umur. Ternyata bocah kelas empat SD.
Dan hingga kini ku berada di tahanan.
Di tahanan anak-anak tepatnya. Dan kita pun tahu bahwa sampai sekarang pembalap belum cukup umur itu masih mendekam di tahanan. Sudah berapa tahun tuh?
Selasa, 12 April 2011
PENIPUAN ONLINE
Hati-hati penipuan jual-beli online. Nomer ini mencurigakan: 081 392 348787. 081392348787 Mega Elektro Online Shop.
Waspadalah!
Waspadalah!
Kamis, 03 Maret 2011
JAFUNISUN: SEKAPUR SIRIH TENTANG JAFUNISUN
SEKAPUR SIRIH TENTANG JAFUNISUN
Band ini mengawali karir dari bawah. Sekarang pun memang belum ada di atas. Berawal dari ajakan salah seorang personilnya (sebut saja Agung) untuk membuat versi band dari lagu-lagu karangannya kepada seorang personil lain (sebut saja Kasoghie) yang sebenarnya sudah punya band beraliran metal cadas.
Setelah Agung sempat memaksa temannya untuk membubarkan saja band metalnya, namun gagal, akhirnya Agung pun menerima untuk di posisikan sebagai side-job dari bandnya Kasoghie.
Tak lama pun Agung memperdengarkan lagu-lagu gubahannya. Sempat menganggap bahwa lagu yang dinyanyikan Agung adalah lagu Jepang, Kasoghie pun sadar bahwa, kok, liriknya terdengar seperti lagu-lagu di kondangan temannya yang orang Sunda? Dengan sedikit rasa iba, karena sepertinya sudah tidak ada lagi yang mau nge-band sama Agung, Kasoghie pun meng-iya-kan ajakan Agung.
Cukup dibingungkan dengan siapa saja yang akan diajak bergabung, akhirnya, dari pada pusing, diajaklah teman-teman band metal cadas Kasoghie. Untungnya, Bagas, Alit, dan Sigit pada mau. Terbentuklah band ini.
Sempat bernama Japanisun, band ini pun, tanpa ritual membagikan beras-meras-beras-putih, mengganti namanya menjadi Jafunisun. Cuma beda dua huruf memang. Tapi kan lumayan.
Sempat membuat dua buah video klip dari singel “Kuring Bogoh ka Manehna” dan “Ti Soreang ka Kopo”, mereka pun meng-upload hasilnya ke Youtube. Dengan sedikit paksaan bernada ancaman kepada teman-teman, keluarga, dan kolega, untuk melihat karya mereka, Jafunisun pun meraup banyak perhatian hanya dalam tempo waktu dari-siang-ke-sore. Setidaknya dibanding satu atau dua.
Hingga tulisan ini dibuat, belum ada niat dari masing-masing personil untuk bubar dan bersolo karir. (sukses sama band saja belum, masa mau solo karir?)
Kami rasa cukup sekapur sirihnya. Kalu dilanjutkan bisa jadi sekardus kapur sirih. Demikian harap maklum.
Hormat kami,
Jafunisun.
Untuk melihat aksi Jafunisun, silakan lihat:
http://www.youtube.com/watch?v =0mz9GkRp9Zc&feature=related
http://www.youtube.com/watch?v =r2BNZ_V74y4
Facebook Jafunisun:
http://www.facebook.com/#!/pages/Jafunisun/195327537161711
http://www.youtube.com/watch?v
http://www.youtube.com/watch?v
Facebook Jafunisun:
http://www.facebook.com/#!/pages/Jafunisun/195327537161711
Kamis, 17 Februari 2011
DIARY: Jafunisun
Dear dor dar, diary. Saya membentuk sebuh band bernama Jafunisun. Membawakan lagu dalam Bahasa Sunda. Semoga bisa menghibur orang banyak. Aamiin.
Sekian dari saya. Wassalam.
Sekian dari saya. Wassalam.
Langganan:
Komentar (Atom)